Minggu, 25 Maret 2018

Mekanisme Pendengaran Manusia

Mekanisme Pendengaran Manusia

Kita dapat mendengar suatu bunyi pada dasarnya dengan urutan sebagaimana diperlihatkan pada gambar berikut ini.
Jelaskan Mekanisme Proses Mendengar pada Manusia?
Proses perjalanan bunyi

Mekanisme proses mendengar sesuai gambar di atas adalah sebagai berikut!
1) Gelombang bunyi diterima daun telinga.

2) Gelombang bunyi disalurkan masuk oleh liang telinga.

3) Gelombang bunyi menggetarkan gendang telinga.

4) Getaran tersebut diteruskan oleh tulang-tulang pendengaran (osikel).

5) Getaran diteruskan ke tingkat jorong dan menggetarkan cairan limfe di dalam kokhlea.

6) Getaran cairan limfe di dalam kokhlea menggerakkan sel reseptor organ korti, yang menghasilkan impuls untuk dihantarkan oleh saraf pendengar ke otak untuk diartikan.

7) Getaran cairan limfe juga menggerakkan tingkap bulat bergerak keluar masuk untuk mengatur tekanan udara di dalam agar seimbang dengan tekanan di luar.
Jelaskan Mekanisme Proses Mendengar pada Manusia?
Bagan: Mekanisme Proses Mendengar pada Manusia

Bunyi yang dapat didengar oleh manusia adalah bila bunyi tersebut mempunyai frekuensi antara 20 - 20 000 getaran/ detik (Hz).

atas pendengaran manusia adalah rentang bunyi yang masih dapat didengar oleh manusia. Manusia hanya dapat mendengar bunyi pada range frekuensi audio saja. Sebagai contoh bila penggaris seperti gambar A dibawah digetarkan kita tak dapat mendengar getarannya, sedangkan bila penggaris pada gambar B digetarkan kita dapat mendengar getarannya. Dari percobaan tersebut menunjukkan bahwa ada bunyi  yang tidak dapat didengarkan oleh manusia dan ada bunyi yang dapat didengarkan oleh manusia. Kondisi tersebut yang dimaksud sebagai batas pendengaran manusia.
Advertisment

Percobaan Untuk Membuktikan Batas Pendengaran Manusia

Batas Pendengaran Manusia

Batas Pendengaran Manusia

Batas pendengaran manusia terhadap bunyi adalah pada bunyi dengan rentang frekuensi audio. Rentang frekuensi audio berdasarkan hasil penelitian, telinga manusia hanya dapat mendengar bunyi yang frekuensinya antara 20 Hz sampai 20.000 Hz. Batas pendengaran telinga manusia untuk menerima bunyi antara frekuensi 20 Hz s.d. 20.000 Hz. Daerah frekuensi ini disebut frekuensi audio (frekuensi pendengaran).
Bunyi dengan getaran antara 20 Hz sampai 20.000 Hz dinamakan audiosonic. Bunyi dengan getaran kurang dari 20 Hz dinamakan infrasonic (infra = bawah, sono = bunyi). Beberapa binatang yang dapat mendengar bunyi infra antara lain jengkerik dan anjing. Bunyi dengan getaran lebih dari 20.000 Hz dinamakan ultrasonic (ultra = lebih, sonic = bunyi). Beberapa binatang yang dapat mendengar bunyi ultrasonik antara lain kelelawar dan lumba-lumba.












sumber : http://www.berpendidikan.com/2015/10/jelaskan-mekanisme-proses-mendengar-pada-manusia.html

fisikazone.com 

0 komentar:

Posting Komentar